New Spirit
kenapa mesti ada semangat baru? hal itu bukan berarti semangat yang dulu telah padam, tapi sebagai manusia kita harus bisa terus berupaya untuk mewujudkan semua impian. Ketika kami (teater LAKON) mendapat sebuah masalah tentang kegiatan FESTAMASIO IV, baik itu kendala teknis dan non teknis, hampir semua anggota (Biasa, Kehormatan, Luar biasa) seakan larut dalam sebuah renungan dalam. tentang arti sebuah kebersamaan dan tujuan.
akhirnya tepat pada 8 Agustus 2008 yang lalu, terbit sebuah kebijakan baru. Bahwa dengan sangat terpaksa kami harus mengganti naskah dan sutradara untuk FESATAMASIO. Alasannya, karena waktu yang terus mendesak agar kami segera bertindak. Adapun kebijakan baru itu melahirkan suatu pernyataan jika naskah “Drupadi Gugat” digantikan dengan naskah baru berjudul “88.08 FM”. begitupun dengan sutradranya, karena sutrada yang terdahulu terbentur masalah akademik, kami mengambil kebijakan lagi dengan ditunjukanya saudara Sahlan Bahuy sebagai arsitek pertunjukan.
Akhirnya harapan kami semua kembali terbentang lebar, semoga dengan adanya naskah dan sutrada baru ini akan memicu pula tumbuhnya semangat baru dalam diri teman-teman yang terlibat. Semangat yang tidak akan pernah padam meski hujan kerap mengguyur dalam dunia teater LAKON. Semangat yang selalu membara seperti halnya, matahari teater LAKON. Dan tak lupa pada teman-teman semua, besar harapan kami untuk selalu meluangkan waktu datang dan bersilaturahmi dengan kami. Karena kunjungan kalian merupakan mutiara bagi garapan ini.
FESTAMASIO “Jadi!”
LAKON “Bisa!”
Angin berkata,
September 4, 2008 pada 7:17 pm
Terima kasih LAKON…
Teater Titik dua UKM Seni UNM berkata,
Oktober 15, 2008 pada 2:24 pm
sukses buat teater lakon semoga lulus seleksi festamasio ini. kami juga lagi menunggu pengumumannya. samoai ketemu di jakarta. salam dari Teater titik dua UKM Seni UNM
Halis
wa ode wulan ratna berkata,
Maret 16, 2009 pada 11:32 am
selamat untuk Teater Lakon atas Festamasio…. suatu saat kelak saya berharap kalian tertantang menciptakan naskah adaptasi dari prosa untuk dipentaskan…